ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL FISIOLOGIS NY “L” UMUR 30 th, G3 P2 A0 Ah2 UK 21 MINGGU 6 HARI DI RUANG KIA PUSKESMAS SEWON II BANTUL BAB V

BAB V

PENUTUP

  1. A.     KESIMPULAN

           Dalam laporan asuhan kebidanan ibu hamil fisiologis pada Ny “ L”, umur 30 tahun, G3 P2 A0 Ah2, UK 21+6 minggu, penulis dapat melakukan:

  1. Menerapkan asuhan kebidanan yang meliputi:
    1. Pengkajian data.

1)      Data Subjektif

a)    Ibu mengatakan ingin memeriksakan kehamilannya karena ibu sulit buang air besar sejak 3 hari yang lalu dan ini kunjungan ulang.

b)   Ibu mengatakan ini adalah kehamilan yang ketiga dan ibu belum pernah mengalami keguguran.

c)    HPHT 04-09-2012

2)      Data Objektif

a)    Keadaan Umum    : Baik

b)   Kesadaran             : Compos mentis

c)    Vital Sign              : TD: 120/80 mmHg, N: 84 kali/menit,

              S: 36,5°C, R: 22 kali/menit

  1. Interpretasi Data Dasar

1)   Ny “ L”, umur 30 tahun, G3 P2 A0 Ah2, UK 21+6 minggu ibu hamil normal. Janin tunggal, hidup intrauterine.

Data Subyektif :

a)      Ibu mengatakan ini adalah kehamilan yang ketiga dan ibu belum pernah mengalami keguguran.

b)      HPHT : 04 September 2012.

c)      Ibu pertama kali merasakan gerakan janin pada umur kehamilan 16 minggu, gerakan janin lebih dari 10 kali dalam 12 jam dan tidak merasakan nyeri pada perut saat janin bergerak.

Data Objektif  :

a)      KU baik, kesadaran compos mentis.

b)      Palpasi Leopold I : TFU 2 jari di bawah pusat, ballotment +.

c)      DJJ (+), 144 x/menit, kuat, dan teratur.

d)      TTV normal.

e)      Hb : 12,5 gr%.

2)      Masalah : konstipasi.

Data Subyektif: a. Ibu mengatakan ingin memeriksakan  kehamilannya karena ibu sulit buang air besar.

  b. Ibu mengatakan belum buang air besar    selama 3 hari.

       Data Obyektif : tidak ada.

3)      Kebutuhan: Kebutuhan untuk KIE tentang sebab dan cara mengatasi konstipasi.

  1. Diagnosis Potensial

Tidak ada

  1. Antisipasi Masalah

Tidak ada

  1. Perencanaan

1)    Beritahu ibu mengenai hasil pemeriksaannya bahwa ibu dalam keadaan sehat dan sulit buang air besar yang ibu rasakan merupakan ketidaknyamanan pada kehamilan yang fisiologis.

1)      Berikan KIE pada ibu mengenai penyebab konstipasi dan cara untuk meringankannya.

2)      Berikan apresiasi kepada ibu tentang pola makan dan minum yang selama ini sudah dilakukan, dan memberikan motivasi untuk tetap mempertahankannya.

3)      Berikan apresiasi kepada ibu tentang pola istirahat yang selama ini sudah dilakukan, dan memberikan motivasi untuk tetap mempertahankannya.

4)      Berikan informasi kepada ibu dan keluarga tentang tanda-tanda bahaya pada kehamilan. Kolaborasi dengan dokter dengan memberikan terapi obat yang sesuai. Berikan tablet besi sebanyak 30 tablet, Kalk dan Vitamin C sebanyak 10 tablet dengan dosis 1xsehari 1tablet.

5)      Buat kesepakatan dengan ibu untuk kunjungan ulang 4 minggu, yaitu tanggal 04 Maret 2013 atau jika ibu memiliki keluhan.

  1. Pelaksanaan

1)      Memberitahu ibu mengenai hasil pemeriksaannya bahwa ibu dalam keadaan sehat dan sulit buang air besar yang ibu rasakan merupakan ketidaknyamanan pada kehamilan yang fisiologis.

2)      Memberikan KIE pada ibu mengenai penyebab konstipasi dan cara untuk meringankannya, antara lain:

Penyebab konstipasi, diantaranya adalah :

a)      Meningkatnya hormon progesteron yang mempunyai efek rileks terhadap otot-otot polos, salah satunya otot usus. Akibatnya saluran pencernaan bekerja lebih lambat.

b)      Desakan usus oleh pembesaran janin.

c)      Kurangnya cairan tubuh atau dehidrasi.

d)      Gaya hidup dan pola makan yang kurang teratur (seperti diet yang buruk).

e)      Kekurangan asupan vitamin C dan kurang makan makanan berserat.

f)       Jarang atau kurang berolahraga.

g)      Efek samping dari penggunaan suplemen zat besi.

Cara untuk meringankan terjadinya konstipasi, diantaranya adalah :

a)      Tingkatkan in take makanan berserat tinggi seperti sereal/ roti dari gandum utuh, beras merah, kacang-kacangan, buah dan sayuran segar setiap hari. Konsumsi buah pepaya, semangka, wortel, dan pisang mas.

b)      Minumlah banyak air putih, minimal 8 gelas per hari dan minum satu gelas jus buah segar setiap hari.

c)      Minum air hangat di pagi hari setelah bangun tidur, untuk merangsang pergerakan usus.

d)      Olahraga ringan secara teratur seperti berjalan kaki, dan berenang dapat membantu meringankan susah buang air besar, selain membuat badan lebih fit dan sehat.

e)      Buang air besar segera saat terasa ada dorongan.

f)       Jangan mengkonsumsi makanan siap saji dan bersifat panas, serta minum minuman yang berkafein.

g)      Istirahat yang cukup.

4)        Memberikan apresiasi kepada ibu tentang pola makan dan minum yang selama ini sudah dilakukan, dan memberikan motivasi untuk tetap mempertahankannya.

5)        Memberikan apresiasi kepada ibu tentang pola istirahat yang selama ini sudah dilakukan, dan memberikan motivasi untuk tetap mempertahankannya dengan istirahat malam 6-8 jam sehari, istirahat siang 1-2 jam sehari dan tidur dengan posisi miring ke kiri dan di bawah perut diganjal bantal.

6)        Memberikan informasi kepada ibu dan keluarga tentang tanda-tanda bahaya pada kehamilan, yaitu:

a)    Perdarahan dari vagina.

b)   Pusing berkepanjangan, hebat, dan menetap.

c)    Pandangan mata kabur.

d)   Kaki, tangan, dan wajah udema/bengkak.

e)    Sesak nafas yang tidak berkurang saat beristirahat.

f)    Keluar cairan pervagina.

g)    Demam tinggi.

h)   Gerakan janin kurang dari 10 kali dalam 24 jam.

7)      Berkolaborasi dengan dokter dengan memberikan terapi obat yang sesuai. Memberikan tablet besi sebanyak 30 tablet, Kalk dan Vitamin C sebanyak 10 tablet dengan dosis 1xsehari 1tablet beserta penjelasan cara minum:

a)    Vitamin C diminum dengan dosis 1xsehari 1 tablet bersama    tablet besi karena vitamin C membantu penyerapan zat besi.

b)   Tablet besi diminum malam sebelum tidur dengan dosis 1xsehari 1 tablet, diminum dengan air jeruk atau air putih karena meningkatkan proses penyerapan Fe, tidak diminum bersamaan dengan teh, susu dan kopi karena menghambat proses penyerapan Fe.  

c)    Kalk diminum pagi sesudah makan dengan dosis sehari 1×1 tablet. 

8)   Membuat kesepakatan dengan ibu untuk kunjungan ulang 4 minggu, yaitu tanggal 04 Maret 2013 atau jika ibu memiliki keluhan.

  1. Evaluasi

1)      Ibu mengetahui hasil pemeriksaannya bahwa ibu dalam keadaan sehat dan sulit buang air besar yang ibu rasakan merupakan ketidaknyamanan pada kehamilan yang fisiologis.

2)      Ibu mengerti dengan penjelasan yang diberikan bidan mengenai penyebab konstipasi dan cara meringankannya, terbukti dengan dapat menjelaskan kembali apa yang telah disampaikan.

3)      Ibu terlihat senang dengan apa yang disampaikan oleh bidan mengenai apresiasi dan motivasi untuk peningkatan kesehatannya selama hamil.

4)      Ibu mengerti dengan informasi yang dijelaskan bidan mengenai tanda-tanda bahaya pada kehamilan, terbukti dengan dapat menjelaskan kembali apa yang telah disampaikan.

5)      Ibu mendapatkan tablet besi sebanyak 30 tablet, Kalk serta Vitamin C sebanyak 10 tablet dengan dosis 1xsehari 1 tablet dan ibu mengerti cara meminumnya, terbukti dengan dapat menjelaskan kembali apa yang telah disampaikan.

6)      Ibu bersedia untuk melakukan kunjungan ulang 4 minggu, yaitu tanggal 04 Maret 2013 atau jika ibu memiliki keluhan.

  1. Mampu memberikan asuhan kebidanan pada Ny“L” secara komprehensif.

 

 

 

 

 

  1. B.     SARAN
    1. Bagi petugas kesehatan (PUSKESMAS SEWON II).

Hendaknya petugas kesehatan dalam memberikan asuhan antenatal menggunakan media untuk mempermudah dalam menyampaikan pengetahuan kepada klien, misalnya dengan menggunakan leaflet atau brosur.

  1. Bagi Institusi.

Hendaknya institusi selalu meningkatkan bimbingan dan arahan kepada mahasiswa dalam menjalani praktik klinik kebidanan.

  1. Bagi mahasiswa.

Hendaknya mahasiswa mampu  memberikan pelayanan ANC sesuai dengan standar 7T dan P4K serta ilmu dan  pengetahuan yang telah didapat di institusi maupun dilahan praktik dapat diterapkan dengan baik.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Manuaba. 2007. Pengantar Kuliah Obstetric. Jakarta: EGC.

 

Sulistyawati, Ari. 2012. Asuhan Kebidanan pada Masa Kehamilan. Jakarta:   Salemba Medika.

 

Varney, H. 2007. Buku Ajar Asuhan Kebidanan. Edisi 4. Jakarta: EGC

 

http://id.wikipedia.org/wiki/Konstipasi, diakses pada tanggal 04 Februari 2013 pukul 15.00 WIB.

 

http://www.bidanpendidik.com/2012/09/konstipasi-pada-ibu-hamil.html, diakses pada tanggal 04 Februari 2013 pukul 15.00 WIB.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s